Sabtu, 14 November 2015

Tutorial Registrasi Twidosuite



Tampilan pertama twidosuite ketika harus melakukan registrasi ,disana hanya ada pilihan “Now” dan “Close”.
Klik “Now”

Muncul kotak dialog registration wizard , disana ada tiga pilihan . Pilih “ask for authorization code” . Lalu klik “ Next “ .


Muncul kotak dialog baru dan muncul beberapa pilihan untuk meregistrasi , lewat web , lewat HP ataupun lewat e-mail . Pilih “by web” . Lalu klik “ Next “ .

Maka akan muncul data yang harus diisi .
Yang diberi tanda bintang itu adalah kolom yang wajib diisi.
Isi  produk yang kita pakai (twidosuite) , part number , nama awal , nama , e-mail , perusahaan , alamat , kota ,kode pos , dan Negara .
Bila no telpon mau di isi silahkan isi dengan nomor telpon sendiri .         
                              
Bila muncul tampilan seperti ini , maka registrasi berhasil .                     
Kini twidosuite bisa digunakan seperti biasa .
Lanjutkan pekerjaan !!

Kamis, 22 Oktober 2015

Sistem informasi dalam bisnis

Terdapat tiga alasan mendasar untuk semua aplikasi bisnis dalam teknologi informasi. Mereka dapat ditemukan dalam tiga peran penting yang dapat dilakuka sistem informasi untuk sebuah perusahaan bisnis.
1.    Mendukung proses dan operasi bisnis .
2.    Mendukung pengambilan keputusan para pegawai dan manajernya.
3.    Mendukung berbagai strategi untuk keunggulan kompetitif.
Contoh peran utama SI dalam mendukung proses bisnis. Sebagai seorang pelanggan, anda harus berhubungan secara teratur dengan sistem informasi yang mendukung proses dan operasi bisnis di banyak toko ritel tempat anda belanja. Contohnya, kebanyakan toko ritel kini menggunakan sistem informasi berbasis komputer untuk membantu mereka mencatat pembelian pelanggan, menelusuri persediaan, membayar pegawai, membeli barang dagangan baru, serta untuk mengevaluasi tren penjualan. Operasi toko akan berhenti jika tidak ada dukungan dari sistem informasi semacam ini. PERAN e-Business DALAM BISNIS. Buku ini mendefenisikan e-Business sebagai pengguna teknologi internet hingga ke pekerjaan yang berkaitan dengan internet dan pemberdayaan proses bisnis,e-Commerce, dan kerja sama usaha dalam sebuah perusahaan dan dengan para pelanggan, pemasok, serta pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholder) lainnya. Internet dan jaringan yang seperti internet bisnis di dalam perusahaan (intranet), dan antara perusahaan dengan mitra dagang nya (ekstanet) telah menjadi infrastruktur teknologi informasi utama yang mendukung aplikasi e-Business untuk :
1.  Merekayasa ulang proses bisnis internal.
2. Mengimplementasikan sistem e-Commerce dengan para pelanggan dan pemasok mereka.
3. Meningkatkan kerja sama perusahaan antaranggota tim bisnis dan kelompok kerja.

E-Commerce adalah pembelian dan penjualan, pemasaran dan pelayanan produk, jasa, dan informasi atas berbagai jenis jaringan komputer. Banyak bisnis saat ini menggunakan internet, intranet, ekstranet, dan jaringan lainnya untuk mendukung setiap langkah proses komersial. Hal ini dapat meliputi segala sesuatu dari periklanan, penjualan, dan pemberian dukungan untuk pelanggan melalui Word Wide Web hingga keamanan internet serta mekanisme pembayaran memastikan diselesaikannya proses pengiriman dan pembayaran.
Definisi E-Commerce                                                                     
Ada beberapa pengertian tentang E-Commerce, antara lain yaitu :
  • Menurut Loudon (1998) E-Commerce ialah suatu proses yang dilakukan konsumen dalam membeli dan menjual berbagai produk secara elektronik  dari perusahaan ke perusahaan lain dengan menggunakan komputer sebagai perantara transaksi bisnis yang dilakukan.
  • Menurut Kalakota dan Whinston (1997) meninjau pengertian E-Commerce dari empat perspektif, yaitu :
1.  Perspektif komunikasi, E-Commerce ialah sebuah proses pengiriman barang, layanan, informasi, atau pembayaran melalui komputer ataupun peralatan elektronik lainnya.
2.   Perspektif  proses bisnis, E-Commerce merupakan sebuah aplikasi dari suatu teknologi menuju otomatisasi dari transaksi bisnis dan aliran kerja.
3.  Perspektif layanan, E-Commerce ialah suatu alat yang memenuhi keinginan perusahaan, manajemen, dan konsumen  untuk mengurangi biaya layanan (service cost) ketika meningkatkan kualitas barang dan meningkatkan kecepatan layanan pengiriman
4.   Perspektif online, E-Commerce menyediakan kemampuan untuk membeli dan menjual produk atau barang serta informasi melalui layanan internet maupun sarana online yang lainnya .
Jadi, dapat dipahami bahwa E-Commerce itu mengacu pada jaringan internet untuk melakukan belanja online dan jangkauannya lebih sempit, dan cara transaksinya melalui transfer uang secara digital.

Contoh E-Commerce
Banyak hal yang bisa kita lakukan melalui E-Commerce, seperti : Pembelian buku-buku pelajaran atau pengetahuan melalui online; Pembelian alat-alat make up; dan Pembelian segala macam kebutuhan hidup seperti pakaian, alat elektronik, rumah, kendaraan lewat belanja online.

Manfaat E-Commerce Dalam Dunia Bisnis
E-Commerce mengandung banyak manfaat dalam dunia bisnis selain mempermudah proses jual beli, dengan menggunakan E-Commerce dapat mengurangi biaya barang dan jasa, juga bisa meningkatkan kepuasan pembeli atau konsumen dengan kecepatan untuk memperoleh barang yang dibutuhkan sesuai dengan budget dan harganya. Istilah Order cycle yaitu sebuah bisnis yang awalnya memakan waktu 30 hari, bisa dipercepat waktunya hingga bisa 5 hari saja. Proses yang cepat tentu akan menigkatkan pendapatan. Dengan menggunakan E-Commerce dapat memungkinkan kita untuk bertransaksi dengan cepat, mudah dan biaya yang murah tanpa melalui proses yang rumit, di mana pembeli cukup mengakses internet ke website suatu perusahaan yang mengiklankan produknya di internet, kemudian pembeli cukup mempelajari  ketentuan-ketentuan yang diisyaratkan (term of condition) dari pihak penjual. Tidak menghabiskan banyak waktu dan sangat kondusif.

System informasi pada sektor bisnis
Hampir di seluruh sektor bisnis di dunia ini menggunakan sistem informasi di perusahaan mereka. Bukan hanya itu, mereka pun selalu berusaha melakukan berbagai macam cara untuk menggembangkan sistem informasi yang digunakan di perusahaan mereka. Hal tersebut disebabkan karena sistem informasi memegang peranan yang cukup penting dalam bisnis mereka. Adapun peranan dan fungsi utama dari sistem informasi adalah :
1. Mendukung Operasi Bisnis .
Mulai dari akuntansi sampai dengan penelusuran pesanan pelanggan, sistem informasi menyediakan dukungan bagi manajemen dalam operasi/kegiatan bisnis sehari-hari. Ketika tanggapan/respon yang cepat menjadi penting, maka kemampuan Sistem Informasi untuk dapat mengumpulkan dan mengintegrasikan informasi keberbagai fungsi bisnis menjadi kritis/penting.

2. Mendukung Pengambilan Keputusan Managerial.
Sistem informasi dapat mengkombinasikan informasi untuk membantu manager menjalankan menjalankan bisnis dengan lebih baik, informasi yang sama dapat membantu para manajer mengidentifikasikan kecenderungan dan untuk mengevaluasi hasil dari keputusan sebelumnya. Sistem Informasi akan membantu para manajer membuat keputusan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih bermakna.

3. Mendukung Keunggulan Strategis.
Sistem informasi yang dirancang untuk membantu pencapaian sasaran strategis    perusahaan dapat men-ciptakan keunggulan bersaing di pasar.

Sistem Informasi Operasi memproses data yang berasal dari dan yang digunakan dalam kegiatan usaha. Peranan sistem informasi untuk operasi bisnis adalah untuk memproses transaksi bisnis, mengontrol proses industrial, dan mendukung komunikasi serta produktivitas kantor secara efisien.
  • Transaction Processing Systems
Transaction processing systems (TPS) berkembang dari sistem informasi manual untuk sistem proses data dengan bantuan mesin menjadi sistem proses data elektronik (electronic data processing systems). TPS mencatat dan memproses data hasil dari transaksi bisnis, seperti penjualan, pembelian, dan perubahan persediaan. TPS menghasilkan berbagai informasi produk untuk penggunaan internal maupun eksternal. Sebagai contoh, TPS membuat pernyataan konsumen, cek gaji karyawan, kuitansi penjualan, order pembelian, formulir pajak dan rekening keuangan. TPS juga memperbaharui database yang digunakan perusahaan untuk diproses lebih lanjut oleh SIM.
  • Process Control Systems
Sistem informasi operasi secara rutin membuat keputusan yang mengendalikan proses operasional, seperti keputusan pengendalian produksi. Hal ini melibatkan process control systems (PCS) yang keputusannya mengatur proses produksi fisik yang secara otomatis dibuat oleh komputer.
  • Office Automation Systems
Office automation systems (OAS) mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan mengirim data dan informasi dalam bentuk komunikasi kantor elektronik. Contoh dari office automation (OA) adalah word processing, surat elektronik (electronic mail), teleconferencing, dan lain-lain.


Daftar Pustaka :
Dasar-dasar sistem informasi dalam bisnis . Dipetik tanggal 21 Oktober 2015 , Jam 13.41 dari : http/:www.kuncoroyakti.net/wp-content/uploads/2015/03/bab-1.pdf .
Pengertian E-Commerce menurut beberapa ahli . Dipetik tanggal 21 Oktober 2015,Jam 14.44 dari http://www.seputarpengetahuan.com/2015/02/definisi-e-commerce-contoh-dan.html .
Penggunaan Sistem Informasi Di Suatu Perusahaan Untuk Menunjang Strategisnya.Dipetik tanggal 21 Oktober 2015 Jam 23.23 WIB. Dari : http://grace.blogstudent.mb.ipb.ac.id/2010/12/23/penggunaan-sistem-informasi-di-suatu-perusahaan-untuk-menunjang-strategisnya/ .